Review film Me Before You (2016) - Salah satu Film Romantis TER-BAPER!
satu film yang diluar dugaan:) aku sering banget malah liat film ini tiap nyari rekomendasi atau baca-baca film bergenre drama romantis pasti keluar ini. Tapi, pas liat cover aku kayak ga semangat aja mau nonton wkwk maafin. Tapi, setelah dapat rekomendasi dari salah satu akun yang merekomendasikan film, gatau kenapa jadi MAU dan akhirnya nonton! Judulnya, Me Before You.
film drama romantis tahun 2016 yang disutradarai oleh Thea Sharrock dan diproduseri oleh Karen Rosenfelt dan Alison Owen. Naskah film ini ditulis oleh Jojo Moyes berdasarkan novel Me Before You karya Jojo Moyes. Film ini dibintangi oleh Emilia Clarke, Sam Claflin, Steve Peacocke, Jenna Coleman, Janet McTeer, Charles Dance dan Matthew Lewis.
Sebenarnya Ceritanya tuh cuman antara Seorang cowok disabilitas sama seorang cewek yang jadi pengurusnya. Jadi, ada cewek namanya Louisa Clark (Emilia Clarke). untuk kalian yang juga nonton GoT, ini mamahnya Nada ada disini wkwk Umurnya 26 tahun, awalnya dia kerja di salah satu cafe tapi akhirnya dia dipecat karena cafe itu bangkrut, keknya yaa. terus, dia carilah kerjaan yaitu jadi pembantu pribadi atau perawat pribadi dirumah keluarga Orang kaya. Tugasnya adalah merawat seorang Pria, namanya William Traynor (Sam Claflin). btw, ini adalah yang jadi Alex-nya Rosie kalau kalian nonton Love, Rosie wkwk. Jadi cewek tadi, Louisa dipanggil Lou. Dia udah mulai kerja dirumah itu. tapi pengurusan gak sepenuhnya kedia, si Will juga punya perawat khusus namanya Nathan (Steve Peacocke). Tapi nathan gak selalu ada dan bisa disekitaran Will karena dia juga sibuk dan ada cuman buat ngontrol kesehatan Will.
Awalnya Will itu kaku, pokoknya gak menyenangkan lah sebagai pasien wkwk. tapi pelan-pelan Lou mulai bisa jadi temannya Will. Oiyaa kenapa Will lumpuh, soalnya dia ditabrak motor.
disitu Lou emang ceritanya adalah gadis periang, yang banyak ngoceh dan awalnya Will ngeliat Lou kayak “apaansih ni orang” tapi lama kelamaan, Lou jadi Support System tersendiri buat Will aseeek dah ah wkwk. Masa kontrak kerja Lou itu cuman 6 bulan, karena ternyata Orang tua Will dan will sendiri punya rencana selepas 6 bulan kedepan. Yaitu, Will akan menuju Swiss, dimana ia akan gabung sama Organisasi Dignitas; adalah organisasi yang membantu orang-orang dengan penyakit fisik akut untuk menjemput ajal. Dignitas mengklaim kalau mereka mendukung pilihan manusia dalam memilih 'kehidupan dan akhir kehidupan' masing-masing. Mereka yang menderita penyakit fisik tak tersembuhkan, divonis tak akan hidup lama, atau menderita karena keterbatasan fisik bisa mendatangi Dignitas untuk mengakhiri hidup sesuai keinginan. aku juga baru dengar kali ini dan di Film ini, lengkapnya kalian bisa baca aja di https://m.merdeka.com/gaya/di-balik-dignitas-organisasi-yang-bantu-800-jiwa-temui-ajal.html.
Nah, terus kan Saat Lou tau kalau ternyata Will bakal kesana, dia hancur banget dia bilang gimana mungkin dia yang udah mulai menikmati kerjaan dia, ikhlas rawat dan jadi teman Will tapi ternyata selama ini cuman ngisi waktu yang akhirnya berakhir mengantar Will ke Organisasi Dignitas, kenapa Will harus Begitu? so Sad. sampai akhirnya Lou berusaha nyoba bangkitin semangatnya Will untuk tetap hidup, dia mulai merencanakan Beberapa hal yang menarik, perjalanan, dll. Gara gara ini juga, Lou ngelepas pacarnya yaitu si Pat atau Patrick (Matthew Lewis). Dia mulai terlalu sibuk sama Will. selain itu Lou juga kurang cocok dalam hal hobi sama Si Patrick itu. Berbagai upaya udah Lou lakuin, Will juga senang dan enjoy sama rentetan kegiatan yang dikasih Lou, dia cuman mau Will sadar kalau Hidup itu indah. Tapi ternyata, Will ngerasa dia emang gabisa lagi nahan hidup, ini bukan hidup dia. Ya jelas, beda dari awal yang dimana dia bisa bebas ngapain aja, sekarang cuman sebatas diatas kursi roda bermesin. Pacarnya pun udah nikah sama sahabatnya sendiri, bayangin aja betapa sakitnya.
Disitu Lou sedih banget, tapi Will tetap keras kepala. Mereka mulai nyaman, tapi Organisasi Dignitas nunggu Will sampai waktunya tiba :(. Aku baper deh nonton ini yaampun. Ya itu tadi, aku kira ini film gak yang gimana-gimana, seperti film lama dengan kisah cinta yang berat. Ternyata ini seru untuk diikuti :'). Apalagi ada dua kali lagu Ed Sheraan terdengar dalam scene film ini:) bisa ga baper gak loo? huhu. lagunya, Thinking Out Load, sama Photograph lagu kesukaan, lagu ter-nyaman.
ini bagus! Aku akuin deh. rating Imbd mungkin sampai 7,4/10 eh tapi bagus kalau sampe 7 hehe, dan aku kasih 8,5/10! aku berhasil baper sih.
Oiyaa film ini juga pernah Box Office urutan ke-3 dibelakang film Kura-kura ninja dan Apocalypse hehe~ :)). Emang bagus, sih. Nonton lahyaa makanya wkwk.
film drama romantis tahun 2016 yang disutradarai oleh Thea Sharrock dan diproduseri oleh Karen Rosenfelt dan Alison Owen. Naskah film ini ditulis oleh Jojo Moyes berdasarkan novel Me Before You karya Jojo Moyes. Film ini dibintangi oleh Emilia Clarke, Sam Claflin, Steve Peacocke, Jenna Coleman, Janet McTeer, Charles Dance dan Matthew Lewis.
Sebenarnya Ceritanya tuh cuman antara Seorang cowok disabilitas sama seorang cewek yang jadi pengurusnya. Jadi, ada cewek namanya Louisa Clark (Emilia Clarke). untuk kalian yang juga nonton GoT, ini mamahnya Nada ada disini wkwk Umurnya 26 tahun, awalnya dia kerja di salah satu cafe tapi akhirnya dia dipecat karena cafe itu bangkrut, keknya yaa. terus, dia carilah kerjaan yaitu jadi pembantu pribadi atau perawat pribadi dirumah keluarga Orang kaya. Tugasnya adalah merawat seorang Pria, namanya William Traynor (Sam Claflin). btw, ini adalah yang jadi Alex-nya Rosie kalau kalian nonton Love, Rosie wkwk. Jadi cewek tadi, Louisa dipanggil Lou. Dia udah mulai kerja dirumah itu. tapi pengurusan gak sepenuhnya kedia, si Will juga punya perawat khusus namanya Nathan (Steve Peacocke). Tapi nathan gak selalu ada dan bisa disekitaran Will karena dia juga sibuk dan ada cuman buat ngontrol kesehatan Will.
Awalnya Will itu kaku, pokoknya gak menyenangkan lah sebagai pasien wkwk. tapi pelan-pelan Lou mulai bisa jadi temannya Will. Oiyaa kenapa Will lumpuh, soalnya dia ditabrak motor.
disitu Lou emang ceritanya adalah gadis periang, yang banyak ngoceh dan awalnya Will ngeliat Lou kayak “apaansih ni orang” tapi lama kelamaan, Lou jadi Support System tersendiri buat Will aseeek dah ah wkwk. Masa kontrak kerja Lou itu cuman 6 bulan, karena ternyata Orang tua Will dan will sendiri punya rencana selepas 6 bulan kedepan. Yaitu, Will akan menuju Swiss, dimana ia akan gabung sama Organisasi Dignitas; adalah organisasi yang membantu orang-orang dengan penyakit fisik akut untuk menjemput ajal. Dignitas mengklaim kalau mereka mendukung pilihan manusia dalam memilih 'kehidupan dan akhir kehidupan' masing-masing. Mereka yang menderita penyakit fisik tak tersembuhkan, divonis tak akan hidup lama, atau menderita karena keterbatasan fisik bisa mendatangi Dignitas untuk mengakhiri hidup sesuai keinginan. aku juga baru dengar kali ini dan di Film ini, lengkapnya kalian bisa baca aja di https://m.merdeka.com/gaya/di-balik-dignitas-organisasi-yang-bantu-800-jiwa-temui-ajal.html.
Nah, terus kan Saat Lou tau kalau ternyata Will bakal kesana, dia hancur banget dia bilang gimana mungkin dia yang udah mulai menikmati kerjaan dia, ikhlas rawat dan jadi teman Will tapi ternyata selama ini cuman ngisi waktu yang akhirnya berakhir mengantar Will ke Organisasi Dignitas, kenapa Will harus Begitu? so Sad. sampai akhirnya Lou berusaha nyoba bangkitin semangatnya Will untuk tetap hidup, dia mulai merencanakan Beberapa hal yang menarik, perjalanan, dll. Gara gara ini juga, Lou ngelepas pacarnya yaitu si Pat atau Patrick (Matthew Lewis). Dia mulai terlalu sibuk sama Will. selain itu Lou juga kurang cocok dalam hal hobi sama Si Patrick itu. Berbagai upaya udah Lou lakuin, Will juga senang dan enjoy sama rentetan kegiatan yang dikasih Lou, dia cuman mau Will sadar kalau Hidup itu indah. Tapi ternyata, Will ngerasa dia emang gabisa lagi nahan hidup, ini bukan hidup dia. Ya jelas, beda dari awal yang dimana dia bisa bebas ngapain aja, sekarang cuman sebatas diatas kursi roda bermesin. Pacarnya pun udah nikah sama sahabatnya sendiri, bayangin aja betapa sakitnya.
Disitu Lou sedih banget, tapi Will tetap keras kepala. Mereka mulai nyaman, tapi Organisasi Dignitas nunggu Will sampai waktunya tiba :(. Aku baper deh nonton ini yaampun. Ya itu tadi, aku kira ini film gak yang gimana-gimana, seperti film lama dengan kisah cinta yang berat. Ternyata ini seru untuk diikuti :'). Apalagi ada dua kali lagu Ed Sheraan terdengar dalam scene film ini:) bisa ga baper gak loo? huhu. lagunya, Thinking Out Load, sama Photograph lagu kesukaan, lagu ter-nyaman.
ini bagus! Aku akuin deh. rating Imbd mungkin sampai 7,4/10 eh tapi bagus kalau sampe 7 hehe, dan aku kasih 8,5/10! aku berhasil baper sih.
Oiyaa film ini juga pernah Box Office urutan ke-3 dibelakang film Kura-kura ninja dan Apocalypse hehe~ :)). Emang bagus, sih. Nonton lahyaa makanya wkwk.
Info dan Poster by https://id.m.wikipedia.org/wiki/Me_Before_You_(film)
Maaf jikalau typo atau ada info kurang tepat! Jangan lupa cek Review Lainnya di Blog ini! hehe~ BYE👋.



























Komentar
Posting Komentar