Review Film Indonesia, Surat Untukmu (2016) - Film Prilly dan Arbani Yasiz.
Entah kenapa lagi mau aja gitu nonton film indonesia wkwk, bukannya tidak mencintai film negara sendiri nih, tapi yaa gimana yaa? Kadang lebih mood ke film luar gitudehhh ahahah. Kalau ditanya aku suka film indonesia apa, mungkin masih bertahan di Genre Romantis ya, kalau dulu aku suka Perahu Kertas yang kedua-duanya ehehe~ tau kan? Adipati sama Maudy Ayunda. Kalau versi sekarang, mungkin Asal Kau Bahagia, Aliando sama Aurora Ribero. Gak gimana gimana si, tapi ngerasa dapat aja feelnya hehe. Oiyaa yang ini aku memilih kembali ke 2016, film-nya Prilly. Yap, Surat Untukmu. Karena dulu hanya sebatas liat Trailernya ajaa wkwk.
Film SURAT UNTUKMU adalah sebuah film drama petualangan yang tayang pada tahun 2016. Adapun para pemain yang turut membintangi film SURAT UNTUKMU diantaranya Prilly Latuconsina, Arbani Yasiz, Gritte Agatha, Sheila Dara Aisha dan Tio Pakusadewo.
Sinopsis by Wikipedia
bercerita tentang seorang gadis remaja bernama Gendis (16), tinggal di Dieng, Wonosobo bersama ayahnya, Danu yang bekerja sebagai wayang orang di Candi Arjuna. 6 bulan selepas kelahiran Gendis, sang ibu, Murniasih memilih untuk meninggalkan rumah dengan alasan mengadu nasib. Hanya dengan surat-surat yang datang Gendis dapat mencicipi sosok ibunya. Surat demi surat menunjukkan lokasi yang berbeda-beda. Gendis pun mulai menyurati ibunya kembali sejak kelas 3 SD.
Terhitung sejak dua tahun terakhir, surat-surat Gendis tak berbalas tetapi Gendis tetap tak menyerah untuk mengirimkan surat kembali ke alamat yang sama yaitu di Jakarta. Ketidak munculan surat dari ibunya itu lama kelamaan mencuri ketenangan Gendis & Jakarta menjadi obsesinya. Dia mencari berbagai cara untuk dapat ke Jakarta, salah satunya dengan mengikuti Kemah Tahunan Murid Berpestasi Nusantara.
Setelah lolos seleksi, rencana Gendis terbentur pada izin ayahnya. Namun Gendis tetap bersikeras dan kegigihannya semakin menjadi setelah dirinya mengetahui bahwa ada kebenaran yang ditutupi oleh Danu. Selama ini surat-surat Gendis dikirim kembali lantaran alamat ibunya tidak lagi ditemukan. Bukannya melangkah mundur Gendis malah semakin berapi untuk tetap pergi ke Jakarta mencari apa yang sebenarnya terjadi.
Setibanya di Jakarta, Gendis berkenalan dengan banyak peserta dari berbagai wilayah. Namun Gendis memang memiliki misi khusus untuk mendekati Gilang salah satu peserta asal Jakarta. Harapannya, Gendis dapat memperoleh bantuan dari Gilang untuk mencari lokasi ibunya. Selain Gilang, Tiara & Inne adalah beberapa teman baiknya yang siap sedia membantu Gendis.
Lain ladang lain pula ilalang, apabila di Dieng, Danu menjadi penghalang, kini di Jakarta, Gendis harus berurusan dengan Tiara yang rupanya cemburu buta padanya, pada Gilang & pada keakraban mereka berdua. Gendis tidak memiliki banyak waktu di Jakarta dan dia enggan berurusan dengan kerumitan-kerumitan yang menghalangi langkahnya. Akhirnya Gendis pun berani menyusuri kota Jakarta seorang diri.
Jakarta bukanlah kota yang ramah bagi orang daerah. Beragam kesulitan ditemukan. Berbagai harapan baru tumbuh bercabang-cabang. Akankah Gendis kembali dengan selamat atau mungkinkah keinginannya terwujud untuk bertemu dan pulang bersama ibunda tercinta?
Jadi intinya menceritakan Gendis (Prilly Latuconsina) yang mencari Ibunya, memecahkan teka-teki melalui Surat Surat yang dikirim Ibunya.
Maaf untuk Sinopsis, karena copas itu aja, izin yaak mbak/mas wikipedia haha. Tapi ga semua copas, aku akan komentarin beberapa hal dibawah.
Kalau untuk Keseluruhan Film yaa not bad lahyaa, walau aku ga akan bilang kalau film ini 'waa bagus banget, harus nonton, recommended nih, sebagus itu, blabla'. hehe tapi lumayan yaa kalian akan terbawa juga selama nonton. Kayak “ni nanti bakal ketemu ga yaa”. Karena kita tau fokus utama cerita adalah itu.
Kalau soal Akting Prilly sihyaaa emang udah mumpuni banget, walaupun ini masih awal awal dia main peran lewat film. Apalagi saat itu emang beneran total sih kayak berat badannya dia yang diminta harus 37kg (seingat ku), untuk memerankan seorang Gendia. terus dibikin jadi butek gitu dalam peran dan belajar beberapa kalimat bahasa jawa. Tapi akting dia berlanjut Lebih bagus lagi difilm berikutnya kayak Danur, Maddah.. Mat n Mou (belum nonton wkwkw).
Dan soal Bani, know Bani dong? Arbani Yasiz, kalau gatau juga ini si Roman Picisan zaman now wkwk. Gatau juga? Gausah deh, wkwkw. Jadi yaaa, nih apaansih dulu tuh sempat matok Bani kayak PHO gitude wkwkw apanya sih gitu padahal? Satu film gada sama sekali adegan yang nunjukkin kalau Prilly Bisa nih di cie-ciein sama Bani. Gada woy wkwkw. Kalau kalian nonton, wah pokoknya biasa banget loh antara Prilly Bani, apaan juga yang sempat Ngeship waktu film ini dibuat, PBL apa BPL yaa pokoknya Prilliy sama Bani ada yang Lovers-in wakaka. Yaa namanya juga drama petualangan bukan drama romantis. Dan disini Gendis-Gilang ga pacaran juga wkwkw, gada juga yang dijelasin banyak kalau mereka saling cinta. Aku nunggu loh wkwkw, ternyata scene mereka yang ada manisnya tuh hanya saat Gilang bantu nge-lap celana gendis yang ketumpahan kopi. Sisanya kayak b aja sih, malah lebih ke friendship menurutku. kayak saat Gendis Nyari Ibunya, teman kelompoknya ikut bantu.
Untuk Tiara (Sheila Dara) dari awal dia muncul, jelas kalau dia suka sama Gilang, dan natap Gendis kayak sinis gitu. Kukira mbaknya jahat nanti . Kukira Yang jadi nyaa tuh Gendis sama Gilang. Perkiraan salah semua. Mungkin yaa Tiara ada rasa cemburu, tapi ya gimana ya? B aja juga. Dan dia ga jahat juga wkwkw.
Kalau itte, yaa ada beberapa scene dia nongol dengan rambut gimbalnya. Namanya Esti.
Sisanya gapapa sih, ga masalah. Oiya ada salfok ke kang pos yang biasa nganterin surat kerumah Gendis, rasanya knoww.. Wkwkw ternyata Ilham Smash hehe. Maklum sempat jadi smashblash—fansnya Boyband Smash (doeloe yaa tapi wk). Dan ini foto-foto scene, bisa diliat..
Ini Gendis, Cewek Jawa, butek wkwk.
Kang pos yang bikin salfok tadi wkwk.
Gendis dan Esti.
Ceritakannya mereka sahabatan. Ya aslinya juga sihyaa (waktu itu).
Jangan salah faham, gendis menang lomba karena nge-gambar bukan bikin cerpen ehehe.
Ini Gilang, anak jekardahhh ceritanya wkwkw. Ganteng ga? hehe~
Ini juga ada fandy Christian.
Dan scene waktu mereka nyari-nyari ibunya Gendis, ketemu bapak bapak ini. Dan jujur aku terganggu disini, jadi si Bapak Bapak ini semacam bersendawa gitu, berulang-ulang. Kalau maksud untuk lucu, mon maap galucu. Ga ngerti deh huhu wkwk malah ngerasa kayak apaan gitu. IMO.
Ini mereka, kelompok nya Gendis. Kelompok Octopus🐙.
Berawal dari sini, ada satu teka-teki yaitu kumpulan huruf yang gendis temui dimana-mana,
L L Y U E I A M R N I T A U.
Aku lupa itu sandi apa, tapi merujuk pada satu pesan yang saat diterjemahkan menajadi sebuah tulisan.
Udah deh. Oiya aku rate
6,3/10.
Hehe.
Kalian mau spoiler?
Oke,
[ SPOILER ALERT⛔ ].
Apakah akhirnya Gendis ketemu sama Ibunya?
Jawabannya : TIDAK.
Se-capek itu mencari. Sebanyak itu menangis. Ternyata ibunya udah meninggal. Kasihan Gempi, Scoopy, eh Gendis.
So, udah dulu. Terimakasih jika ada yang mampir. Maaf kalau ada typo atau salah salah lainnya.
Info aku ambil dari :
Poster dari :
maaf kalau ada Typo, info melenceng atau kesalahan lain-nya. terimakasih sudah mampir! ❤️ jangan lupa juga cek Review-an Lainnya di Blog ini yaa hehe~ BYE👋.




























































Komentar
Posting Komentar