Review Film The Boy in The Striped Pyjamas - ENDING TER-SAKIT HATI, BIKIN KEPIKIRAN SELAMANYA.

Dalam rangka #DirumahAja, akhirnya ku mulai bosen juga scrolling & stalking sosmed doang. kayak abis IG, yt, Twitter and repeat. akhirnya ku memutuskan untuk nonton film lagi aja. Btw, setelah sedih juga karna situs website fav aku down dong:( pasti gara-gara banyak org yg pada dirumah aja dan jadi download kesana juga, terus gatahan kebanyakan yg make:( but its okay lah nyari yg lain dulu. jadi, judul film kali ini The Boy In the Striped Pyjamas. Ku taunya dari moviemenfes di Twitter, katanya seru si jadi yaudah ku masukin list. Dan ternyata yg main adalah pacar baruku, saat dia masih bocil. Yap, asabopp. Kalau gatau, asa butterflied. kalau kalian per-netflix-an kyknya kalian tau dia lewat series Sex Education. Otis-ku, ganteng banget. bye. Nah, itu dia tapi di thn 2008. Kira-kira kek apa filmnya? okeeyy masuk review!


Ini aku masukin Trailer dari The Boy in the Striped Pyjamas. 
Yang mau liat silahkan ditap & tonton, ya! 


The Boy in the Striped Pyjamas (The Boy in the Striped Pajamas di Amerika Serikat) adalah film asal Britania yang dibuat berdasarkan novel berjudul sama yang ditulis oleh penulis asal Irlandia, John Boyne. Film ini disutradai oleh Mark Herman dan diproduseri oleh David Heyman. Pemeran film ini antara lain Asa Butterfield, Jack Scanlon, David Thewlis dan Vera Farmiga.

Nah, jadi film The boy in the striped pyjamas ini bercerita tentang apasih? 

Jadi pakai bahasa aku aja yaa jelasinnya, semoga gampang dimengerti.
Jadi, Film inituh berlatar sekitaran perang Dunia II. ada sebuah peristiwa yang disebut Holokaus, yang merupakan genosida terhadap enam juta penganut Yahudi Eropa selama Perang Dunia II sebagai suatu program Pembunuhan sistematis yang didukung oleh negara Jerman Nazi dan berlangsung di seluruh wilayah yang dikuasai oleh Nazi. Nah, begitupun dalam film ini yang mengisahkan Anak kecil berumur 8 tahun, yang bernama Bruno (Asa Butterfield), yang merupakan anak dari seorang komandan Tentara Nazi. Awalnya gak ada masalah, tapi Setelah mereka pindah rumah, karena tugas Ayah-nya yang merupakan Komandan Nazi ini lalu mereka tinggal disuatu rumah baru yang lumayan dekat sama Kamp Konsentrasi. Nah, Kamp Konsentrasi ini adalah sebuah tempat untuk para Orang Yahudi, disitu mereka dikurung, disuruh kerja, sampai nanti akan dibunuh dengan cara dibakar atau dikurung diruangan gas atau disiksa lah pokoknya—yang disebut Holokaus tadi. Nah, Bruno ini karena dia masih anak-anak jadi dia tuh ngerasa bosen sama lingkungan baru mereka, dia gapunya temen karena emang gasekolah keluar juga; mamanya manggil guru buat ngajarin dia sama kakaknya dirumah. Keluarga Bruno ada Ayah, Ibunya, terus kakanya cewek umur 12 tahun namanya Gretel. Nah, awalnya Bruno tetap main cuman kayak disekitaran rumah aja, dia main ayunan, bola, gitu gitu sampai dia tuh ngeliat ada kepulan asap dari cerobong asap berasal dari suatu tempat yang keliatan dari jendela kamarnya, yang dimana itu berasal dari Kamp Konsentrasi, atau asap pembakaran orang Yahudi. Bruno kepo nih dan sempat nanya sama orang yang ada dirumah, mamanya cuman jelasin kalau itu tempat bakar sampah, walau kadang baunya kecium gaenak banget. Bruno ini bosen dirumah, ditambah kepo juga ceritanya dan kebetulan dia suka menjelajah gitu jadi dia iseng aja nih nyobain kesana, tanpa ada yang tahu termasuk Ayahnya, mamanya, kakaknya atau pembantunya. 
Jadi dia pergi, lewat sebuah gudang gitu. Terus sampai disuatu tempat pagar berkawat, nah ternyata itu adalah batasan wilayah halaman belakang rumahnya sama Kamp Konsentrasi. Disitu Bruno ngeliat ada anak cowok seumuran dia. Karena Bruno juga gak punya temen, akhirnya mereka temenan. Tanpa sepengatahuan orang rumah Bruno, jadi dia kesana diam-diam. Nah, konfliknya tuh ini. Bruno polos, dia gatau kalau sebenarnya dia sama anak cowok itu yang namanya Shmuel (Jack Scanlon), beda banget. Musuh banget, gimana yaa, kaum mereka tuh perang. Bruno anak komandan Nazi sedangkan Shmuel orang Yahudi. Mereka berbeda ras, tingkat ekonomi, sosial, politik. Yakan? Bruno hidup enak, cukup, bersih, kalau Shmuel tersiksa, gak makan, dipaksa kerja, bisa dibunuh kapanpun, kucel, kumel. Cuman Bruno gatau, dia masih 8 tahun dan kalaupun mamanya atau siapa-nya ngejelasin ga akan sejauh itu.


Pokoknya, sebut aja ini adalah “persahabatan terlarang” dua anak cowok umur 8 tahun yang amat berbeda sperti kujelasin diatas. Gilasih, sampe sini dijamin udah Ngetuk hati kalian, deep sih ini. Aduh parah deh pokoknya wkwk.

Dan aku akan kasih tanda, 
SPOILER ALERT ⛔. 
Jadi, buat yang belum nonton, dan gamau bocor duluan. Silahkan berhenti baca sampai sini wkwk. Kalau gapapa, mau baca2 aja. Silahkan lanjut hehe. 
Oke, jadi sekalian aku akan Bahas-bahas dan Review! 

Nah, mereka temenan kan. Bruno sering ngunjungin Shmuel, diam diam dia juga bawain temen-nya ini makanan. Oiyaa, Shmuel pakai Striped Pyjamas-baju tidur garis-garis yang emang digunain buat orang orang Yahudi di Kamp Konsentrasi. 
Yaudah tuh, NAH LALU... 

Singkat cerita, suatu hari Shmuel ini bilang ke Bruno kalau ayahnya gak ada, udah beberapa hari ini. Disitu kita yang nonton udah kayak, wah pasti ayahnya dah dibunuh dong. 
Si Shmuel ini mau cari Ayahnya, laluuuuu Bruno mau ikut. Katanya mau bantu, tapi biar Bruno bisa masuk dia harus pakai Piyama sama kayak yang Shmuel Pakek. Lalu dibawain, dia gali tanah dibawah pagar, MASUK DONG BRUNO sama anak Yahudi, Shmuel itu. 
TEPAT BANGET, hari itu adalah hari dimana orang orang Yahudi ini dibunuh. 
Caranya adalah mereka digiring kedalam suatu ruangan, dengan orang sebanyak itu. Terus nanti dibekap, dimasukin gas kesana. Ini disebut Gaskammer, dan iyaaa BRUNO MASUK KESANA. Dan, akhirnya... Dia meninggal Sama orang-orang Yahudi dimana ayahnya, mamanya, semuanya telat tau. 
End. 

GILA SIH GUE NANGIS TENGAH MALAM. ga nangis mewek kayak liat couple film pisah atau apani, beda kasus lah! Nangis sakit hati banget, banget, banget. 
Gila lah, nangis selamanya dan bikin kepikiran terus woy. Nyeseknya ga main main anjir harus nonton sendiri dan rasain feel-nya plis.
Salah satu film yang bikin sakit hati walau udah selesai film :(((.
kayak apanya? Aduh sayang brunooo gituloh, dia polos dan gatau apa apa lalu kek gini endingnya.
Orang orang yang nonton film ini juga rata-rata sesakit hati itu, beberapa komentar disalah satu video youtube scene film ini kayak, I just watched this movie for the first time today and I feel so sick, iya banget gue tengah malam kayak susah tidur gara gara nonton ini lol. The mother screaming hits my heart, iya ada scene Mamanya Bruno teriak pas tau anaknya keikut kedalam sana. sumpah si aduh nangissss GUE. Terus, Its just a shower. 4 words : an ocean of emotion, iya jadi sebelum masuk ruang gas itu mereka disuruh lepas baju, Bruno nyeletuk polos kayak gapapa ini cuman mau mandi. huu nangis lagiiii. Terus ada juga yang komen I have an idea, lets never let this happen again.
And you cant say “its just a movie”. Iyasih, tapi ini cuman film. Tapi ini pernah terjadi dulu, pokoknya sakit ati:(. Terus, ini setuju sih ada yang bilang film ini One of the most depressing movie endings I've ever seen sama This is the saddest movie ever. Iya, menurut ku. Walau mungkin masih banyak film yang lebih punya ending menyakitkan daripada TBITSP ini. 
So yaa, ini film bagus banget walau udah Lama, 2008.
Aku kasih Rate 9,7/10 lah.
Kalau di imdb dapat 7,8/10.
Tapi serius, recommended menurut ku. 

btw Bruno sama Shmuel sekarang dah gedeee wkwk. kalau Asa Butterfield, kalian bisa nonton dia di series SE filmnya juga ada beberapa. Kalau Jack Scanlon yang jadi Shmuel emang ga main-main film atau series like asa tapi dia adakok WKWK MEREKA GANTENG BANGET. apalagi Asa ganteng bgt adoh kacau! wkwk. maap maap. 

Jadi pelajaran yang Bisa diambil adalah, jangan biarin anak-anak jalan tanpa sepengetahuan orang tua. Begitu.
Jadi, sekian review Film kali ini. Jujur gatau kenapa ada mood nonton film, padahal aku lagi keep beberapa series gitulah. Oke, sampai jumpa!
Jangan lupa baca review lain diblog ini! ❤️.

Thankyou :




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review film The Others (2001) | Horror dengan Plot Twist TER-MANTAP - SPOILER ALLERT disini.

Review Series Netflix The End Of The F***ing World - TEOTFW, GAUL - GILA - GEMASH

Review Series China A Love So Beautiful - Kisah Biasa, Baper Luar Biasa! Huyitian Ganteng Banget.